Greg Nwokolo Tentukan Kemenangan Madura United Atas PS Tira

Greg Nwokolo menjadi penentu kemenangan Madura United atas PS Tira-Persikabo di pekan ke-25 Liga 1 2019. Pemain naturalisasai tersebut mencetak gol tunggal pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Rabu, 30 Oktober 2019. Gol tunggal Nwokolo terjadi di menit ke-47.

Kemenangan ini sangat penting bagi Madura. Tim berjuluk Sape Kerab itu mendapat tiga poin untuk membuat perolehan poin mereka kini menjadi 44 poin dari 25 pertandingan. Madura tetap mengunci posisi kedua dengan jarak 10 poin dari Bali United yang baru memainkan 23 pertandingan.

Madura berselisih tiga poin dari Borneo FC di posisi ketiga dan empat poin dari Persipura Jayapura di urutan keempat. Sementara itu kekalahan ini membuat PS Tira gagal memperbaiki posisi di tabel klasemen. PS Tira mengemas total 37 poin dari 25 pertandingan dan harus puas tertahan di posisi keetujuh. PS Tira kini tertinggal tiga poin dari Persipura.

Tampil di kandang sendiri membuat Madura United mendapat suntikan tenaga lebih. Tim tersebut pun mampu mengendalikan pertandingan dengan penguasaan bola lebih dari 60 persen. Namun demikian tim tamu berusaha mengimbangi tuan rumah.

Laga cendrung berlangsung keras di awal pertandingan. Hal ini dibuktikan dengan dua kartu kuning yang dikeluarkan wasit di 10 menit awal pertandingan. Bek Madura United, Jaime Xavier dan bek PS Tira, Vava Mario Yagalo kebagian masing-masing satu kartu kuning.

Pertandingan babak pertama pun berakhir dengan skor kaca mata. Di babak kedua, Madura United semakin meningkatkan intensitas serangan. Madura United pun mampu memecah kebuntuan di awal babak kedua.

Berawal dari umpan datar Slamet Nurchayo, Greg sukses menjinakan bola, mengelabui salah satu pemain PS Tira sebelum melepaskan tembakan terarah ke gawang tim tamu yang dijaga Angga Saputro. Gol ini sekaligus menjadi yang terakhir di pertandingan ini.

Pelatih PS Tira, Rahmad Darmawan buka suara terkait penyebaba kekalahan timnya. Ia mengatakan kedalaman skuad menjadi alasan utama kekalahan timnya di laga ini.

“Kedalaman skuad mempengaruhi tim secara kesuluruhan. Setelah melawan Persela kami tidak pernah komplet, seperti hari ini kami tidak ada empat pemain. Jadi hal itu yang terus merongrong tim kami,” bebernya.

Lebih lanjut pelatih yang karib disapa RD itu mengatakan beberapa pemain andalannya kini harus memperkuat tim nasional. Beberapa di antaranya Andy dan Rifad.

“Timnas membutuhkan mereka, tapi di satu sisi klub juga butuh dengan mereka. Saya tidak kecewa, buat saya pemain yang saya turunkan sudah bermain dengan bagus. Dan terima kasih mereka menjawab dengan baik, kami tidak jelek di bandingkan dengan Madura United. Seimbang baik dar lini serang dan belakang,” lanjutnya.

Susunan pemain Madura United versus Tira-Persikabo:

Madura United (4-3-3): 20-M. Ridho; 6-Andik Rendika, 16-Alfath Fathier, 28-Ante Bakmaz, 5-Jaimerson Xavier; 10-Slamet Nurcahyo (4-Asep Berlian 88′), 35-Zulfiandi, 8-Diego Assis (2-Guntur Ariyadi 54′); 11- Greg Nwokolo, 27-Andik Vermansah, 9-Aleksandar Rakic (91-David Laly 73′)

Pelatih: Rasiman

PS Tira Persikabo (4-3-3): 1-Angga Saputro; 17-Zoubairou Garba, 18-Vava Yagalo, 3-Abduh Lestaluhu, 19-Khurshed Beknazarov; 10-Guntur Triaji, 68-Roni Sugeng (89-Sansan Husaeni 84′) , 6-Parfait Elomou; 23-Wawan Febriyanto, 11-Osas Saha, 77-Ciro Alves

Pelatih: Rahmad Darmawan.

Inter Milan Tekuk Brescia dan Kembali ke Puncak Serie A

Inter Milan sukses memetik kemenangan di pekan ke-10 Serie A Italia. Pertandingan yang digelar di Stadion Mario Rigamonti pada Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB itu, Internazionale Milan berhasil membungkam tuan rumah Brescia dengan skor 2-1.

Sepasang gol Nerazzuri dicetak oleh Lautaro Martinez di menit ke-23 dan Romelu Lukaku di menit ke-63. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah lahir dari gol bunuh diri Milan Skriniar di menit ke-76.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Inter. Tambahan tiga poin membuat Inter berhak kembali ke puncak klasemen. Dengan tabungan 25 poin dari 10 pertandingan, Inter sementara ini unggul dua poin dari Juventus yang belum memainkan laga ke-10.

Sementara itu Brescia tertahan di zona degradasi. Tim tersebut baru mengemas tujuh poin dari sembilan pertandingan dan menempati posisi ke-18. Brescia hanya berjarak satu poin dari Genoa di zona aman.

Inter yang bertindak sebagai tim tamu berusaha menguasai jalannya pertandingan. Sekalipun tidak mudah, namun tim tamu mampu mencatatkan keunggulan dalam penguasaan bola dengan lebih dari 55 persen. Namun demikian tuan rumah memiliki peluang lebih banyak dengan melepaskan total 15 tembakan dengan enam di antaranya mengenai target. Sementara itu Inter hanya mampu melepaskan dua tembakan “on target.”

Inter membuka keunggulan setelah sepakan Lautaro Martinez gagal diantisipasi kiper tuan rumah. Hal ini disebabkan oleh bola mengenai bek Andrea Cistana dan berbelok arah tanpa bisa diantisipasi sang penjaga gawang.

Inter mencatatkan keunggulan satu gol di paruh pertama. Di awal babak kedua, giliran Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan Roberto Gagliardini, mantan pemain Everton dan Manchester United itu berhasil melepaskan sepakan dari luar kotak penalti tanpa bisa dibendung kiper tuan rumah.

Tuan rumah yang terus berusaha menciptakan peluang hanya bisa mendapatkan satu gol. Itu pun akibat kesalahan pemain Inter Milan. Hingga laga usai, Inter sukses menjaga keunggulan dengan skor 2-1.

Usai pertandingan pelatih Inter, Antonio Conte mengatakan, tidak mudah bagi timnya untuk memetik kemenangan. Ia mengaku para pemain sudah menampilkan performa terbaik.

“Amat sulit membicarakan tentang permainan, sebab pemain-pemain yang sama selalu tampil di setiap laga. Mereka berjuang sampai level luar biasa,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan timnya harus menghadapi laga sulit di tengah padatnya jadwal pertandingan. Untuk itu ia memberikan apresiasi kepada para pemainnya..

“Ini adalah laga keempat kami dalam 9 hari, dengan pemain-pemain yang sama. Kalau sudah begini, apapun hasilnya tentu bisa dimaklumi. Yang kami bisa lakukan hanya berterima kasih pada para pemain atas semangat yang terus mereka tunjukkan sampai akhir,” lanjutnya.

Terkait peluang gelar di akhir musim, pelatih asal Italia itu pun memilih merendah. Ia mengatakan dirinya belum lama menangani Inter dan perjalanan timnya menuju akhir musim masih panjang.

Susunan starting line-up Brescia versus Inter Milan:

Brescia: 22-Enrico Alfonso; 2-Stefano Sabelli, 15-Andrea Cistana, 5-Daniele Gastaladello, 3-Ales Mateju; 25-Dimitri Bisoli, 4-Sandro Tonali, 28-Romulo; 19-Massimiliano Mangraviti

Pelatih: Euginio Corini

Inter Milan: 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 2-Diego Godin, 6-Stefan de Vrij; 87-Antonio Candreva, 5-Roberto Gagliardini, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 18-Kwadwo Asamoah; 9- Romelu Lukaku, 10-Lautaro Martinez

Pelatih: Antonio Conte

Jadwal Pertandingan Selasa, 29 Oktober: Persebaya Vs PSS Sleman di Liga 1

Liga 1 2019 terus bergulir. Sejumlah laga menarik akan tersaji pada Selasa, 29 Oktober 2019 petang. Salah satu laga yang menarik perhatian adalan duel klasik antara Persebaya kontra PSS Sleman. Laga ini akan digelar di markas Persebaya.

Sekalipun Persebaya akan bertindak sebagai tuan rumah, pertandingan ini diprediksi tidak akan mudah bagi tuan rumah. Pasalnya, PSS memiliki skuad yang tak kalah mumpuni. Selain itu suntikan semangat dari hasil baik di Liga 1 belakangan ini membuat mereka terus bertekad untuk mencuri poin demi poin.

Pertandingan lain yang tak kalah menarik adalah pertemuan antara Bhayangkara FC kontra PSM Makassar. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah. Laga ini pun bakal berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama mengincar poin demi memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Dari pentas internasional, akan digelar pertandingan Piala DuniaU-17. Sejumlah pertandingan akan digelar pada Selasa, 29 Oktober 2019 dini hari WIB. Spanyol akan menghadapi tim kuat lainnya yakni Argentina. Dua tim asal benua Amerika yakni Paraguay dan Meksiko akan saling berhadapan. Wakil Afrika, Kamerun akan meladeni Tajikistan.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Selasa, 29 Oktober 2019:

03:00 WIB – Spanyol vs Argentina – Mola TV (Live)
03:00 WIB – Kepulauan Solomon vs Italia – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Paraguay vs Meksiko – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Tajikistan vs Kamerun – Mola TV (Live)

SUPER LIG

00:00 WIB – Istanbul Basaksehir vs Trabzonspor – beIN Sports 1 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Jamshedpur vs Hyderabad – Fox Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persebaya Surabaya vs PSS Sleman – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Bhayangkara FC vs PSM Makassar – O Channel (Live)

Tumbangkan Bilbao, Atletico Samai Perolehan Poin Barcelona

Atletico Madrid berhasil meraih hasil positif di pekan ke-10 La Liga Spanyol. Menghadapi Athletic Bilbao pada Sabtu, 26 Oktober 2019, Atletico menang dua gol tanpa balas. Sepasang gol Los Colchoneros dipersembahkan oleh Saul Niguez di menit ke-28 dan Alvaro Morata di menit ke-64.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Atletico. Tambahan tiga poin membuat perolehan poin tim besutan pelatih Diego Simeone itu menjadi 19 dari 10 pertandingan. Jumlah poin Atletico pun sama banyak dengan Barcelona. Hanya saja Barcelona berhak menempati posisi lebih baik karena unggul selisih gol.

Barcelona kini berada di posisi kedua, berjarak satu poin dari Granada di posisi puncak. Barcelona berpeluang kembali ke puncak klasemen bila mampu memetik kemenangan di laga ke-10. Sementara itu Bilbao yang baru mengemas 13 poin dari 10 pertandingan, berada di posisi ke-10.

Atletico dan Bilbao menampilkan permainan atraktif sejak menit pertama. Bilbao sempat membuat kejutan di awal pertandingan. Tandukan Igigo Martinez beruntung masih bisa digagalkan kiper Atletico, Jan Oblak.

Gol pertana Atletico pun terjadi di menit ke-28. Berawal dari akselerasi Angel Correa, bola lantas diberikan kepada Saul. Pemain muda asal Spanyol itu berhasil melepaskan sepakan keras yang tak mampu digagalkan kiper Bilbao, Unai Simons.

Gol ini semakin melecut semangat para pemain Atletico. Namun tim yang juga berjuluk Los Rojiblancos itu baru bisa menggandakan keunggulan di babak kedua. Kali ini giliran Koke yang menjadi creator gol tersebut. Berkat umpannya kepada Angel Correa, bola kemudian bisa diberikan kepada Morata yang berdiri bebas di mulut gawang. Mantan pemain Real Madrid itu berhasil menuntaskan peluang emas tersebut untuk menjadi gol, sekaligus mengunci kemenangan timnya di laga ini.

Pelatih Atletico, Diego Simeone menyambut gembira hasil tersebut. Pelatih asal Argentina itu bahkan menyebut kemenangan tersebut sangat berarti karena menjadi modal penting untuk melakoni sejumlah laga besar.

“Ini kemenangan besar dan sangat berarti setelah kami harus menjalani tiga pertandingan besar. Kami menghadapi Valencia dan kemudian bertanding di Liga Champions,” beber Simeone.

Simeone yang juga mantan pemain timnas Argentina pun memuji performa Correa. “Dia tetap seorang striker. Kami memang menempatkan dia di posisi yang mungkin membuat dia tak nyaman. Namun dia selalu berusaha keras bermain maksimal. Posisi dia yang sesungguhnya tetap striker,” beber Simeone.

Susunan Pemain Atletico Madrid versus Athletic Bilbao:

Atletico Madrid: Jan Oblak; Renan Lodi, Mario Hermoso, Felipe, Kieran Trippier; Thomas Lemar (Vitolo 76′), Saul, Thomas Partey, Koke; Alvaro Morata (Diego Costa 66′), Angel Correa (Hector Herrera 67′).

Pelatih: Diego Simeone

Athletic Bilbao: Unai Simon; Ander Capa (Oscar de Marcos 79′), Unai Nunez, Inigo Martinez, Yuri Berchiche; Dani Garcia, Unai Lopez; Iker Muniain, Raul Garcia, Inigo Cordoba (Ibai Gomez 56′), Inaki Williams (Aritz Aduriz 67′)

Pelatih: Gaizka Garitano

Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Luis Milla Beri Selamat

Kabar gembira bagi sepak bola Indonesia. Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA baru saja menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Keputusan ini diambil dalam general meeting yang digelar di Shanghai, China pada Kamis, 24 Oktober 2019.

Dalam pemilihan, Indonesia berhasil menyingkirkan dua kandidat lainnya yakni Brasil dan Peru. Sebelum biding dilakukan, setiap calon tuan rumah harus melakukan presentasi. Dari Indonesia, Ratu Tisha yang menjabat sebagai Sekertaris Jendra PSSI menjadi perwakilan untuk menyajikan presentasi.

Penunjukkan ini menjadi sejarah tersendiri bagi Indonesia. Ini menjadi kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah momen akbar sekelas Piala Dunia. Sejak Piala Dunia U-20 digelar pertama kali pada 1977 silam, Indonesia belum pernah tampil entah sebagai kontestan maupun tuan rumah. Penantian panjang itu akhirnya berakhir.

Sebagai tuan rumah, Indonesia tentu akan ambil bagian pada perhelatan Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Indonesia akan bersaing dengan negara-negara kuat dari seantero dunia. Edisi terakhir Piala Dunia U-20 menjadi milik Ukraina yang menjadi juara usai mengalahkan wakil Asia, Korea Selatan di Stadion Lodz, Polandia, pada 15 Juni 2019 lalu.

Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya dari mantan pelatih tim nasional berkewarganegaraan Spanyol, Luis Milla. Milla memberikan selamat kepada Indonesia melalui jejaring sosial twitter dan instagram.

“Berita bagus datang dari Indonesia. Sangat bahagia bahwa Piala Dunia U-20 2021 akan dirayakan di negara yang luar biasa ini. Selamat,” tulis Milla.

Kini Indonesia mulai bersiap untuk menjadi tuan rumah. Sejumlah stadion mulai disebut-sebut sebagai tuan rumah dari event akbar tersebut. Namun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang berada di Bandung, Jawa Barat tidak termasuk dalam daftar.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengakui dan memahami alasan tak masukknya GBLA dalam nominasi calon venue pertandingan.

“Secara standar GBLA itu memungkinkan, (tapi) ini masih ada masalah lah. Kita sih sebenarnya masih berharap, kan itu (Piala Dunia U-20) 2021. Kita masih punya harapan lah. Kita masih terus berupaya, karena sayang juga ya, stadion sudah bagus,” ungkap Yana.

Berikut daftar juara Piala Dunia U-20 dari masa ke masa:

  • 1977 – Rusia (dulu Uni Soviet)
  • 1979 – Argentina
  • 1981 – Jerman Barat
  • 1983 – Brasil
  • 1985 – Brasil
  • 1987 – Yugoslavia
  • 1989 – Portugal
  • 1991 – Portugal
  • 1993 – Brasil
  • 1995 – Argentina
  • 1997 – Argentina
  • 1999 – Spanyol
  • 2001 – Argentina
  • 2003 – Brasil
  • 2005 – Argentina
  • 2007 – Argentina
  • 2009 – Ghana
  • 2011 – Brasil
  • 2013 – Perancis
  • 2015 – Serbia
  • 2017 – Inggris
  • 2019 – Ukraina

Maka dari itu jangan sampai ketinggalan, bertepatan dengan ada nya Piala Dunia U-21 di Indonesia. Segeralah pasang taruhan judi bola mu di sini sekarang juga atau anda dapat mengunjungi situs pendaftaran SBOBET resmi. Keberuntungan berpihak kepadamu !

Jadwal Lengkap Pekan ke-11 La Liga: Deportivo Alaves vs Atletico Madrid

Kompetisi La Liga Spanyol akan memasuki pekan ke-11 pada tengah pekan ini. Sejak Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB akan digelar sejumlah pertandingan menarik. Pekan ke-11 akan dibuka oleh pertandingan antara Deportivo Alaves kontra Atletico Madrid. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Namun demikian masih ada sejumlah tim yang masih menyelesaikan pertanidngan ke-10. Salah satunya adalah Barcelona. Tim berjuluk Blaugrana itu akan menghadapi Real Valladolid. Pertandingan ini akan digelar di kandang Barcelona, Stadion Nou Camp pada Rabu, 30 Oktober 2019 dini hari WIB.

Sebagai tuan rumah, El Barca tentu berambisi memenangkan pertandingan. Selain menjada wibawa, kemenangan di laga ini membuat mereka akan kembali ke puncak klasemen La Liga. Saat ini Barcelona mengemas total 19 poin, sama dengan Real Sociedad, Sevilla, dan Atletico Madrid. Bila mampu memenangi laga ini maka Barcelona akan menyalip para pesaing, termasuk Granada yang sementara ini berada di puncak.

Namun demikian saat ini Barcelona sedang dihadapkan pada rumor soal ketidakharmonisan internal. Beberapa pemain bahkan terang-terangan mengkritik performa tim asal Catalonia tersebut. Salah satunya adalah sang kiper, Marc Andre Ter Stegen yang menilai timnya susah payah memenangi pertandingan menghadapi Slavia Praha di pentas Liga Champions Eropa beberapa waktu lalu.

“Kami tidak bermain di level yang diinginkan namun untungnya kami mendapatkan tiga poin, yang merupakan hal terpenting. Sepertinya penting untuk membicarakan beberapa hal,” beber Ter Stegen.

Namun demikian pandanganan pemain asal Jerman tersebut dibantah oleh sang pelatih, Ernesto Valverde.

“Pertandingan bisa dilihat engan berbagai cara, dan bila kami harus menyelesaikan sesuatu, kami akan menyelesaikannya di dalam klub dan tidak secara terpublikasi,” ungkap Valverde.

Lebih lanjut Valverde menekankan sekalipun timnya susah payah memetik kemenangan di laga itu, namun ia menilai publik tetap menyambut positif hasil akhir di mana Barcelona sukses membawa pulang tiga poin. Bahkan ia menyebut performa Barcelona di akhir-akhir pertandingan cukup memuaskan yang membuat orang-orang akan melupakan hal-hal buruk lainnya di laga tersebut.

“Saaat pertandingan berakhir, impresi orang-orang akan tertuju kepada menit-menit akhir dan mereka tidak memikirkan soal keseluruhan dari permainan,” lanjut Valverde.

Berikut adalah jadwal lengkap pekan ke-11 La Liga Spanyol:

Rabu (30/10/2019)

Deportivo Alaves vs Atletico Madrid – 01.00 WIB

Barcelona vs Real Valladolid – 03.15 WIB

Kamis (31/10/2019)

Valencia vs Sevilla – 01.00 WIB

Real Sociedad vs Levante – 01.00 WIB

Athletic Bilbao vs Espanyol – 02.00 WIB

Real Betis vs Celta Vigo – 03.00 WIB

Real Madrid vs Leganes – 03.15 WIB

Jumat (1/11/2019)

Mallorca vs Osasuna – 01.00 WIB

Eibar vs Villarreal – 01.00 WIB

Getafe vs Granada – 03.15 WIB

Raih 1 Poin di Kandang PSS, Persija Lolos dari Zona Degradasi

Pertandingan antara PSS Sleman kontra Persija Jakarta di pekan ke-24 Liga 1 2019 berakhir tanpa gol. Pertandingan ini digelar di Stadion manguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Kamis, 24 Oktober 2019 lalu.

Hasil ini membuat Persija Jakarta sementara ini keluar dari zona degradasi. Tim ibu kota itu mengemas total 24 poin dari 22 pertandingan. Sementara itu PSS Sleman mendulang total 36 poin dari 24 pertandingan dan masih berada di papan atas, tepatnya di posisi keenam.

Persija dan PSS menurunkan komposisi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim berusaha mengambil kesempatan untuk menciptakan peluang. Namun hingga babak pertama berakhir kedua tim gagal memecah kebuntuan.

Situasi tak jauh berbeda terjadi di babak kedua. Beberapa peluang dimiliki kedua tim. Persija beberapa kali menciptakan peluang. Begitu juga tuan rumah. Hasrat untuk mencetak gol membuat pelatih Persija terpaksa menarik keluar Marko Simic dan menggantinya dengan Joan Tomas. Namun pergantian di ujung laga itu tak juga berbuah manis. Hingga wasit meniup peluit panjang skor kaca mata tak juga berubah.

Kubu Persija menyesali hasil imbang ini. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Edson Tavares, timnya berpeluang memenangi laga ini. Pelatih asing itu berdalih timnya memiliki banyak peluang sehingga tak pantas pulang dengan satu poin. Masalah terbesar timnya sehingga tak mampu mencetak gol adalah pada penyelesaian akhir.

“Saya pikir hasilnya tidak adil untuk kami hari ini. Karena kami punya peluang lebih banyak untuk mencetak gol, jadi kami layak mendapat tiga poin. Sayang bola tak masuk hari ini,” beber Edson.

Lebih lanjut, hasil ini membuat mereka semakin yakin mampu keluar dari situasi krisis. Pelatih yang pernah berkarier di Liga Jepang itu mengatakan skuad Macan Kemayoran bakal bangkit dari keterpurukan dan kembali ke jalur positif seperti musim lalu.

“Tetapi kami terus berkembang dan kami sangat bagus hari ini. Bermain di sini memang sangat sulit buat kami,” tegas Tavares.

Susunan pemain PSS Sleman versus Persija Jakarta:

PSS Sleman (4-3-3): 21-Ega Rizky; 5-Asyraq Gufran, 14-Alfonso De La Cruz, 18-Jajang Sukmara, 3-Bagus Nirwanto, 92-Dave Mustaine, 88-Guilherme Batata, 32-Brian Ferreira (33-Ocvian Chanigio 86′), 12-Haris Tuharea (15-Rangga Muslim 75′), 10-Yevhen Bokhashvili, 9-Antoni Putro (99-Kushedya Hari Yudo 61′)

Pelatih: Seto Nurdiantoro

Persija (4-2-3-1): 26-Andritany; 11-Novri Setiawan, 2-Xandao, 19-Fachruddin Aryanto, 28-Rezaldi Hehanusa; 45-Sandi Sute, 32-Rohit Chand; 25- Riko Simanjuntak, 7-Ramdani Lestaluhu (16-Tony Sucipto 73′), 94-Heri Susanto; 9-Marko Simic (18-Joan Tomas 81′)

Pelatih: Edson Tavares

Prediksi Burnley Kontra Chelsea di Pekan 10 Liga Inggris

Chelsea akan melakoni pertandingan pekan ke-10 Liga Primer Inggris pada Sabtu, 26 Oktober 2019. Kali ini The Blues akan bertindak sebagai tim tamu saat melawat ke Turf Moor Stadium yang merupakan kandang Burnley.

Kedua tim sama-sama memburu kemenangan di laga ini. Tampil di kandang sendiri tentu mendorong Burnley ingin meraih poin sempurna. Tambahan tiga poin akan mengubah posisi mereka di tabel klasemen sementara. Saat ini Burnley berada di posisi delapan dengan raihan total 12 poin dari sembilan laga.

Namun demikian Burnley belum aman karena hanya berjarak empat poin dari zona degradasi yang kini ditempati Newcastle United, Norwich City, dan Watford. Sementara itu Chelsea berada di urutan keempat dengan 17 poin dari sembilan pertandingan. Chelsea berjarak dua poin dari Manchester City dan delapan poin dari Liverpool di puncak klasemen.

Di pertandingan ini Chelsea tentu akan menurunkan formasi terbaik, begitu juga Burnley. Pelatih Chelsea, Frank Lampard diprediksi akan memainkan Christian Pulisic. Pemain ini tampil baik saat membantu Chelsea memetik kemenangan atas Ajax Amsterdam di pekan ketiga Liga Champions Eropa beberapa waktu lalu.

Tak heran Pulisic mendapat apresiasi dari sang pelatih. “Penampilan kami sangat baik bahkan para pemain pengganti yang ikut ambil bagian juga menunjukkan permainan yang memuaskan. Saya memahami kualitasnya (Pulisic). Dia masih muda, dan kami yakin dia bisa menjadi andalan,” beber Frank Lampard.

Lebih lanjut Lampard mengatakan kehadiran Pulisic sangat penting bagi timnya. Pemain tersebut menjadi salah satu opsi penting ditambah lagi memiliki sikap yang baik yang membuat Lampard antusias.

“Dia bisa menjadi pilihan yang baik untuk kami. Christian (Pulisic) selalu bermain dengan sepenuh hati. Sejauh ini, saya sangat senang dengan sikapnya menghadapi situasi seperti ini. Saya yakin ia akan menjadi pemain besar,” sambungnya.

Head to head kedua tim dalam lima pertandingan terakhir :

23/04/19 Chelsea 2 – 2 Burnley
28/10/18 Burnley 0 – 4 Chelsea
20/04/18 Burnley 1 – 2 Chelsea
12/08/17 Chelsea 2 – 3 Burnley
12/02/17 Burnley 1 – 1 Chelsea

Lima pertandingan terakhir Burnley :

14/09/19 Brighton & Hove Albion 1 – 1 Burnley
21/09/19 Burnley 2 – 0 Norwich City
28/09/19 Aston Villa 2 – 2 Burnley
29/08/19 Burnley 1 – 3 Sunderland
19/10/19 Leicester City 2 – 1 Burnley

Lima pertandingan terakhir Chelsea :

28/09/19 Chelsea 2 – 0 Brighton & Hove Albion
03/10/19 Lille 1 – 2 Chelsea
06/10/19 Southampton 1 – 4 Chelsea
19/10/19 Chelsea 1 – 0 Newcastle United
23/10/19 Ajax 0 – 1 Chelsea

Prediksi Susunan Pemain Burnley vs Chelsea :

Burnley (4-4-2) : Pope; Ward, C.Taylor, Lowton, Mee; N’Koudou, Gudmundsson, Cork, Westwood; A.Barnes, Vokes.

Pelatih: Sean Dyche

Chelsea (3-4-3) : Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, Christensen; Willian, Mount, Jorginho, M.Alonso; Christian Pulisic, Pedro Rodriguez, Oliver Giroud.

Pelatih: Frank Lampard

Messi Cetak Gol, Barcelona Menang Tipis atas Slavia Praha

Barcelona hanya mampu meraih kemenangan tipis di matchday ketiga Liga Champions Eropa. Dalam lanjutan pertandinga Grup F ini, Blaugrana menang 2-1 atas tuan rumah Slavia Praha pada pertandingan yang digelar di Stadion Sinobo pada Rabu, 23 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Satu dari dua gol Barcelona dipersembahkan oleh sang megabintang, Lionel Messi di menit ketiga. Satu gol lagi lahir dari aksi bunuh diri Peter Olayinka di menit ke-57. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Jan Boril di menit ke-50.

Meski menang tipis, Barcelona berhak atas tiga poin untuk mengantar mereka ke puncak klasemen sementara. Barcelona kini mengemas total tujuh poin dari tiga laga, unggul tiga poin dari Inter Milan yang menyodok ke urutan kedua setelah membungkam Borussia Dortmund.

Sementara Dortmund kalah selisih gol dari Inter Milan sehingga harus puas di urutan ketiga. Hanya sekali meraih hasil imbang dalam tiga pertandingan membuat Slavia Praha terpuruk di dasar klasemen.

Barcelona menurunkan formasi terbaik di laga ini. Lionel Messi tampil sejak menit awal, didampingi Luis Suarez dan Antoine Griezmann. Tak heran mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 54 persen.

Gol pertama Barcelona terjadi berkat kejelian Messi dalam merebut bola lantas memberikannya kepada Arthur. Alih-alih melepaskan tendangan ke gawang, Arthur memilih memberikan bola kepada Messi yang dengan tenang menaklukkan kiper tuan rumah, Ondrej Kolar.

Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-50 tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan. Sontekan Jan Boril tak mampu digagalkan kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen. Barcelona kembali memimpin tujuh menit berselang setelah sepakan voli Luis Suarez mengenai Peter Olayinka dan bola berbelok arah tanpa bisa digagalkan kiper Slavia.

Kemenangan tipis ini memberikan banyak pelajaran bagi Barcelona. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Ernesto Valverde, timnya mendapat banyak pelajaran.

“Kami harus banyak mengambil pelajaran dari laga seperti ini untuk bisa menguasai permainan dengan lebih baik. Kami memiliki banyak peluang, tapi kami juga tidak memiliki ketenangan untuk menyelesaikannya menjadi sebuah gol,” ungkap Valverde.

Susunan pemain Slavia Praha versus Barcelona:

Slavia Praha (4-2-3-2): 1-Ondrej Kolar; 5-Vladimir Coufal, 15-Ondrej Kudela, 2-David Hovorka, 18-Jan Boril; 22-Tomas Soucek, 23-Petr Sevcik; 28-Lukas Masopust (14-Mick van Buren 76′), 7-Nicalos Stanciu (10-Josef Husbauer 77′), 12-Jaroslva Zeleny (11-Stanislva Tecl 46′); 9-Peter Olayinka.

Pelatih: Jindrich Trpisovksy

Barcelona (4-3-3): 1-Marc-Andre Ter Stegen; 2-Nelson Semedo, 3-Gerard Pique, 15-Clemen Lenglet, 18-Jordi Alba; 21-Frenkie De Jong, 5-Sergio Busquets (22-Arturo Vidal 78′), 8-Arthur (4-Ivan Rakitic 84′); 10- Lionel Messi, 9-Luis Suarez, 17-Antoine Griezmann (11-Ousmane Dembele 69′).

Pelatih: Ernesto Valverde

Prediksi Arsenal Vs Vitoria di Liga Europa

Arsenal akan menjalani pertandingan ketiga penyisihan grup F Liga Europa pada Kamis, 24 Oktober 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. The Gunners akan bertindak sebagai tim tamu saat menjamu Vitoria de Guimaraes di Stadion Emirates.

Sebagai tuan rumah skuad Meriam London tentu lebih diunggulkan. Saat ini Arsenal berada di puncak klasemen dengan perolehan total enam poin dari dua pertandingan. Arsenal unggul tiga poin dari Standard Liege. Sementara itu Vitoria yang mendekam di dasar klasemen karena belum juga meraih poin dari dua laga yang telah dijalani. Posisi ketiga di grup ini ditempati klub Bundesliga Jerman, Eintracht Frankfurt yang hanya kalah selisih gol dari Standard Liege.

Namun demikian Arsenal sedang dalam modal kurang bagus usai menelan pil pahit di pertandingan terakhir di pentas Liga Primer Inggris beberap awaktu lalu. Saat itu tim besutan pelatih Unay Emery itu takluk dari tim promosi Sheffield United di pertandingan kesembilan.

Kekalahan ini membuat Arsenal menjadi sasaran kritik, terutama sang pelatih, Unay Emery. Meski begitu, Emery berdalih dan menyerang balik para kritikus.

“Saya pernah menyebut mereka sebagai ‘bayi saya’ 10 tahun lalu, dan mereka masih sama, saat saya melihat mereka dan berpikir bahwa mereka adalah ‘bayi saya’… itu kebenarannya – saya tidak mengurangi rasa hormat saat mengatakan itu,” beber Emery.

Lebih lanjut mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu mengatakan Arsenal di tangannya terlihat lebih baik dari sebelumnya. Baginya pencapaian tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran.

“Terkadang kami melupakan memori dan kami harus dibuat teringat kembali. Saat saya tiba di sini, tim ini membutuhkan pembenahan agar bisa lebih kompetitif,” sambungnya.

Pelatih asal Prancis itu mengatakan sejak tiba di Emirates Stadium ia terus melakukan pembenahan. Ia bahkan mengakui timnya pernah memainkan pertandingan yang menarik dan tahun ini mereka sedang berproses untuk menjadi lebih baik.

“Saya pikir tahun lalu saya mulai membenahi tim agar bisa bersaing, di mana ada beberapa pertandingan yang sangat bagus dimainkan dengan kreativitas. Tahun ini kami sedang berproses, tapi kami butuh kesabaran,” lanjutnya

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

25-09-2019 Arsenal 5-0 Nott Forest (Carabao Cup)

01-10-2019 MU 1-1 Arsenal (EPL)

04-10-2019 Arsenal 4-0 Standard Liege (UEL)

06-10-2019 Arsenal 1-0 Bournemouth (EPL)

22-10-2019 Sheffield United 1-0 Arsenal (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Vitoria:

19-09-2019 Standard Liege 2-0 Vitoria (UEL)

23-09-2019 Tondela 1-3 Vitoria (Liga)

29-09-2019 Vitoria 1-0 Pacos Ferreira (Liga)

04-10-2019 Vitoria 0-1 Frankfurt (UEL)

19-10-2019 Sintra Football 1-1 Vitoria (Piala Liga).

Prediksi susunan pemain Arsenal versus

Arsenal (4-2-3-1) Emiliano Martínez; Kieran Tierney, Rob Holding, Shkodran Mustafi, Hector Bellerin; Lucas Torreira, Dani Ceballos; Bukayo Saka, Joe Willock, Maitland-Niles; Lacazette.

Pelatih: Unay Emery

Vitoria de Guimaraes (4-5-1) Silva; Hanin, Henrique, Tapsoba, Soares; Davidson, Evangelista, Pepe, Poha, Edwards; Bonatini.

Pelatih: Ivo Vieira