Benzema Dua Gol, Real Madrid Tekuk Valencia

Real Madrid melanjutkan tren positif di era new normal. Setelah memetik kemenangan di pertandingan sebelumnya, El Real kini sukses melanjutkan catatan manis dengan kemenangan di pekan ke-29.

Menghadapi Valencia di kandang sendiri di Estadion Alfredo Di Stefano pada Jumat, 19 Juni 2020 dini hari WIB, Los Blancos sukses memetik kemenangan tiga gol tanpa balas.

Karim Benzema tampil gemilang di laga itu. Pemain asal Prancis itu mencetak brace alias dua gol. Sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Marco Asensio.

Kemenangan ini tentu sangat penting bagi Madrid. Tambahan tiga angka membuat mereka kini memperkecil ketertinggalan dengan Barcelona di puncak klasemen sementara. Kini jarak di antara kedua tim hanya terpaut dua angka.

Di laga ini kedua tim menurunkan formasi terbaik. Madrid juga menurunkan Eden Hazard yang baru pulih dari cedera. Hazard berduet dengan Benzema di lini depan.

Permainan terbuka yang diperagakan kedua tim membuat laga berjalan menarik. Beberapa kali kedua tim berusaha untuk menciptakan peluang di gawang lawan.

Valencia sempat menggetarkan gawang Madrid di menit ke-21 melalui aksi Rodrigo. Hanya saja gol tersebut kemudian dianulir wasit setelah melihat VAR. Ridrigo disebut sudah lebih dulu berada dalam posisi offside. Kedua tim pun menyudahi babak pertama dengan skor kaca mata.

Madrid tampil lebih dominan di babak kedua. Benzema berhasil membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-61 setelah menuntaskan umpan Eden Hazard.

Asensio yang belum berapa lama menginjak lapangan pertandingan berhasil menggandakan keunggulan Madrid. Pemain muda Spanyol itu berhasil menuntaskan umpan tarik ferland Mendy.

Kiper Valencia, Jasper Cillessen pun dipaksa kembali memungut bola dari dalam gawangnya di menit ke-86. Benzema kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan boli nan indah gagal dibendung mantan kiper Barcelona itu.

Valencia tak bisa mengembangkan permainan terutama setelah mereka kehilangan salah satu pemainnya. Lee Kang-in diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran kepada kapten Madrid, Sergio Ramos. Keunggulan tiga gol tuan rumah pun bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain Real Madrid versus Valencia:

Real Madrid: Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Florian Mendy; Luka Modric, Casemiro, Toni Kroos; Federico Valverde (Marco Asensio 74′), Karim Benzema, Eden Hazard (Vinicius Junior 82′).

Pelatih: Zinedine Zidane

Valencia: Jasper Cillessen; Daniel Wass, Hugo Guillamon, Eliaquim Mangala, Jose Gaya; Feran Torres (Goncalo Guedes 60′), Dani Parejo (Francis Coquelin 69′), Geoffrey Kondogbia, Carlos Soler (Denis Cheryshev 69′); Rodrigo Moreno (Lee Kang-in 76′), Maxi Gomez (Kevin Gameiro 59′).

Pelatih: Albert Celades

Meski Belum Juga Moncer, Pelatih Timnas Belgia Sebut Hazard Akan Sukses di Madrid

Setelah hijrah dari Chelsea menuju Real Madrid, performa Eden Hazard belum juga memuaskan. Pemain internasional Belgia it uterus berjuang untuk mendapatkan kembali performa terbaiknya seperti saat berseragam The Blues.

Musim ini menjadi salah satu musim terberat bagi Hazard. Pasalnya dalam 15 pertandingan yang dilakoni, pemain tersebut baru mencetak satu gol dan memberikan lima assist. Statistik ini tentu masih jauh dari ekpektasi terhadap Hazard sebagai salah satu mesin gol.

Meski begitu banyak pihak yang optimis dengan masa depan pemain tersebut di Madrid. Salah satunya datang dari pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez. Menurut sang pelatih, Hazard akan meraih kesuksesan. Saat ini Hazard masih butuh waktu untuk beraptasi dengan situasi di klub baru tersebut.

Selain itu Hazard juga masih berjuang untuk mendapatkan kembali kebugaran setelah mengalami cedera. Dengan demikian pemain ini masih perlu waktu untuk mendapatkan kembali puncak performanya.

“Hazard akan sukses. Kadang-kadang Anda butuh start sulit di klub baru Anda sebelum bisa benar-benar memberikan segala yang Anda punya dan memahami seperti klub macam apa Real Madrid itu,” beber Martinez.

Tidak hanya itu Martinez pun yakin dengan pencapaian pemain tersebut di masa depan. Tidak hanya mampu menjadi bintang masa depan Madrid, Martinez pun yakin pemain itu akan bisa menjadi pemain terbaik di dunia dengan memenangi trofi Ballon d’Or pada suatu hari nani.

“Fans bisa santai karena dia akan menandai sebuah era. Tidak ada pemain yang seperti dia, dia bisa memenangi Ballon d’Or,” lanjutnya.

Saat ini Hazard dan para pemain Madrid sedang bersiap untuk kembali melanjutkan kompetisi La Liga yang sempat terhenti selama beberapa bulan karena wabah Corona. Menurut Martinez, Hazard sangat antusias untuk kembali melanjutkan sisa musim. Masih ada 11 pertandingan yang akan dijalani klub-klub peserta menuju akhir musim.

Meski kompetisi sempat terhenti dan performa Hazard masih dalam tahap perjuangan, Martinez menyebut pemain tersebut sedang dalam momen yang positif.

“Dia sangat gembira dan puas di tengah kekhawatiran bahwa kita semua cuma manusia biasa. Dia dalam momen yang menggembirakan dan semua langkah yang sudah dia ambil, dari sudut pandang medis, telah diurus dalam detail yang cermat. [Dengan musim yang diperpanjang], sekarang akan lebih baik untuk dia,” tegasnya.

Saat ini Real Madrid berada di urutan kedua di tabel klasemen sementara. El Real berjarak dua angka dari Barcelona di urutan teratas. Dengan sisa 11 pertandingan, persaingan meriah gelar La Liga menjadi semakin sengit.

Kiper Madrid Senang Bisa Berlatih Bersama Lagi

Saat ini tim-tim La Liga Spanyol sudah mulai menggelar latihan, bukan lagi secara individu tetapi bersama. Hal ini mendatangkan berbagai respon positif. Salah satunya datang dari kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.

Kiper asal Belgia itu pun sangat senang dengan situasi tersebut. Ia pun tak sabar untuk kembali bertanding di lapangan hijau. Apalagi sudah hampir dua bulan pihaknya tidak bisa beraktivitas.

“Setelah hampir dua bulan tanpa latihan, kami tidak sabar untuk kembali ke sana, untuk bersama sebagai tim lagi di sini di Valdebebas,” beber Courtois.

Lebih lanjut mantan kiper Chelsea itu mengatakan situasi yang sulit ini sempat membuat mereka harus menggelar latihan secara individu. Berlatih di rumah baginya bukan menjadi hal yang bagus. Tentu situasi tersebut berbeda dengan latihan bersama di lapangan.

“Ini berbeda ketika Anda harus melakukannya di rumah, tetapi semua orang telah berlatih dengan sangat baik. Kami melakukan semua yang diminta pelatih dan kami dalam kondisi yang baik. Secara umum, semua orang merasa oke,” lanjutnya.

Lebih lanjut Courtois pun mengungkapkan kesediaannya untuk berjuang maksimal di sisa musim ini. Ia menegaskan pihaknya pun bersiap untuk merebut trofi La Liga musim ini.

“Kami juga ingin memulai kembali La Liga dan kami akan berjuang keras untuk memenangkannya,” tegasnya.

Saat ini Real Madrid masih berada di urutan kedua di tabel klasemen sementara. El Real mengemas total 56 poin dari 27 pertandingan yang telah dijalani. Courtois dan kawan-kawan tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen, Barcelona.

Sebagaimana dikatakan bek Real Madrid, Dani Carvajal, mereka mengalami kikuk saat harus kembali ke lapangan latihan.

“Kami betul-betul kesulitan mengontrol bola di hari pertama latihan,” beber Carvajal.

Lebih lanjut pemain asal Spanyol itu mengatakan apa yang telah dilakukan selama pandemi di rumah ternyata berbeda dengan yang dilakukan di lapangan latihan. Berlatih secara mandiri di rumah tidak menjamin latihan bersama berjalan lancer. Namun demikian Carvajal mengatakan hal tersebut bukan menjadi tantangan berarti.

“Pada akhirnya, latihan Anda di rumah sendiri sama sekali berbeda dengan yang Anda lakukan di lapangan. Tapi kami semakin bagus kok,” sambungnya.

Terkait latihan yang dijalani, Carvajal mengatakan pihaknya tetap harus mengikuti berbagai protokol dan aturan ketat yang ditetapkan pemerintah.

“Kami harus mengikuti protokol yang ditetapkan LaLiga, berhati-hati dan menghormati aturan dan secara umum mencoba untuk mendapatkan kembali kecepatan dengan dan tanpa bola,” akunya.

Kroos Belum Berpikir untuk Tinggalkan Madrid

Toni Kroos menegaskan dirinya belum berpikir untuk meninggalkan Real Madrid. Berkembang kabar terkait kemungkinan pemain asal Jerman itu hijrah ke Liga Inggris. Terkait hal ini Kroos mengatakan dirinya sama sekali belum memiliki bayangan untuk bermain di kompetisi tersebut.

Kroos yang sudah berusia kepala tiga masih terikat kontrak dengan Los Blancos hingga 2023. Saat ini ia mengatakan dirinya masih merasa nyaman dan betah di Madrid. Ia mengakan sesuai kontraknya dirinya masih memiliki waktu yang lama untuk tetap berseragam Los Merengues.

“Tiga tahun di sepakbola itu lama. Tiga tahun bersama Real Madrid, bahkan lebih lama,” beber Kroos.

Lebih lanjut ia menegaskan dirinya benar-benar ingin memanfaatkan semua kesempatan yang masih tersisa. Ia ingin memanfaatkan tiga tahun masa kontrak bersama El Real. Setelah kontrak selesai ia baru berpikir terkait masa depannya setelah melihat situasi dan kondisi dirinya.

“Aku benar-benar ingin menghabiskan tiga tahun di Real. Maka saat yang tepat adalah di usia 33 tahun, untuk bertanya kepada diri sendiri: bagaimana kondisi fisik, apa motivasinya, apakah aku masih merasa ingin terus bermain? Baru kemudian kita lihat bagaimana,” sambungnya.

Selain Liga Inggris, Kroos juga dikaitkan dengan Liga Super China. Kroos menegaskan dirinya belum berpikir untuk mencoba peruntungan di kompetisi-kompetisi tersebut.

“Satu hal yang pasti tidak akan kamu baca tentangku adalah Kroos pergi ke China dua tahun lagi, atau cerita seperti itu. Lupakan saja hal-hal semacam itu itu,” sambungnya lagi.

Ia menegaskan masih ingin fokus dengan Real Madrid. Masih ada target-target yang ingin ia capai meski bersama klub saat ini ia sudah meraih sejumlah gelar bergengsi di antaranya Liga Champions Eropa.

“Aku tidak bisa membayangkan itu adalah pilihanku, untuk pergi ke tempat lain. Jika sudah waktunya dan kamu berkata, ‘Oke, satu tahun lagi di sini, karena kamu masih cukup baik dan masih ingin bermain’, aku tidak akan mengesampingkannya.”

Bila melihat kompetisi Liga Primer Inggris, Kroos sepertinya sedikit pesimis. Bila bermain di kompetisi tersebut saat usianya sudah 33 tahun, ia menilai bukan sesuatu yang ideal. Pasalnya Liga Inggris merupakan salah satu kompetisi yang sangat mengandalkan kekuatan dan kebugaran fisik.

“Tapi jika perubahan lain, ke Inggris misalnya, di mana mereka bermain yang sangat mengandalkan fisik, aku tidak bisa membayangkannya pada usia 33 tahun,” pungkasnya.

Luka Jovic Butuh Mentor Agar Bisa Berkembang di Madrid

Sejak didatangkan Real Madrid, performa Luka Jovic belum memuaskan. Pemain muda asal Serbia itu sebelumnya bermain begitu memukau bersama Eintracht Frankfurt. Namun saat hijrah ke Spanyol performanya seperti berbanding terbalik.

Banyak hal disinyalir menjadi sebab. Salah satunya adalah pemain berusia 22 tahun itu tidak memiliki mentor yang bisa membimbingnya di klub raksasa itu. Hal ini diyakini oleh mantan pemain Serbia, Velijko Paunovic.

Menurut Paunovic, striker muda itu belum bisa tampil maksimal karena tidak mendapat bimbingan dari pemain senior. Untuk itu menurut Paunovic, Jovic butuh pemain senior agar bisa membimbingnya untuk mendapatkan kembali potensi terbaiknya.

Meski begitu Paunovic yakin Jovic sangat bertalenta dan masih memiliki kesempatan untuk berkembang. Jovic disebutkan masih butuh waktu untuk beradaptasi menjadi bagian dari klub tersukses di Eropa itu.

“Kami semua berharap bisa melihat Jovic lebih banyak dan saya pikir dia butuh waktu untuk beradaptasi. Walau begitu, saya masih percaya dengan kemampuannya,” beber Paunovic.

Lebih lanjut Paunovic mengatakan Jovic sudah mendapat perhatian memadai dari pelatih Madrid, Zinedine Zidane. Hanya saja Jovic perlu didampingi oleh pemain yang lebih senior.

“Zinedine Zidane sudah cukup baik merangkul Jovic. Namun, saya rasa dia kehilangan veteran yang bisa menunjukkan bagaimana tim-tim besar seperti Real Madrid, Barcelona, atau Atletico Madrid bermain,” sambungnya.

Bermain di klub sebesar Madrid jelas menjadi tantangan bagi setiap pemain, apalagi pemain muda seperti Jovic. Karena itu penting bagi Jovic untuk mendapatkan mentor yang tepat sehingga bisa beradaptasi dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Jovic harus mampu menyelesaikan itu dan menemukan mentor yang tepat buatnya. Tuntutan di Real Madrid sangat tinggi dan dia harus siap dengan hal tersebut,” pungkasnya.

Presiden LaLiga, Javier Tebas, mengungkapkan harapannya agar Liga Spanyol bisa dilanjutkan mulai 12 Juni. Tebas mengatakan pertandingan-pertandingan lanjutan itu akan digelar tanpa penonton. Dengan demikian selama enam pekan tersisa, para penggemar tim-tim La Liga tidak bisa datang memberikan dukungan secara langsung.

“Kami tidak tahu (kapan kami bisa mulai), tidak ada yang tahu tanggalnya. Itu akan tergantung kenaikan angka dan semua aturan yang diikuti,” beber Tebas.

Tebas mengakui situasi saat ini belu sepenuhnya pulih. Wabah Corona atau Covid-19 belum benar-benar berakhir. Ia berharap dengan tetap mengikuti protokol dan aturan yang telah dikeluarkan situasi bisa segera berangsur pulih.

“Virusnya masih ada, tapi kalau bisa tanggal 12 Juni (mulai lagi), jauh lebih baik. Jika kita semua mengikuti aturan kesehatan, saya kira tidak akan ada masalah,” sambungnya.

Bek Madrid: Saya Tidak Ingin Pergi

Demikian pertanyaan yang menyeruak belakangan ini terkait masa depan Marcelo. Pemain andalan Real Madrid itu digosipkan akan meninggalkan klub tersebut. Pemain asal Brasil itu digadang-gadang akan hijrah ke Juventus untuk bereuni dengan mantan rekan setim, Cristiano Ronaldo.

Marcelo pun angkat bicara terkait gossip tersebut. Pemain berambut gimbal itu mengatakan kabar tersebut hanya isapan jempol belaka. Ia tidak tertarik untuk meninggalkan Madrid. Ia menegaskan dirinya masih senang berseragam Los Blancos dan belum berpikir untuk pergi.

“Saya tidak ingin pergi dan saya pikir Real Madrid tidak akan menjual saya,” beber Marcelo.

Lebih lanjut Marcelo mengatakan saat ini dirinya masih menikmati waktu-waktu bersama Madrid. Sejak awal kedatangannya hingga kini ia masih berasa nyaman dan tidak pernah terpikirkan untuk hijrah ke klub lain.

“Saya telah menjalani semuai ini dengan sangat sejak pertama kali tiba di Madrid. Saya melakukan itu dalam waktu yang lama dan itu luar biasa,” sambungnya.

Terkait kabar yang mengaitkannya dengan Juventus, Marcelo mengatakan dirinya tak tahu apa-apa. “Saya rasa itu hal yang baik jika tim lain tertarik pada saya. Namun saya tidak tahu apa-apa soal Juventus.”

Meski begitu Marcelo membuka kisah masa lalu. Ia mengatakan dirinya nyaris berseragam Juventus dua tahun lalu. Bahkan saat itu ia nyaris menandatangani kontrak dengan Nyonya Tua. Ia mengatakan saat itu dirinya sangat terikat dengan Cristiano Ronaldo yang memilih meninggalkan Santiago Bernabeu untuk bergabung dengan raksasa Serie A Italia itu.

“Dua tahun lalu sebenarnuya saya sudah siap menandatangani kontrak dengan mereka (Juventus), dan mengenakan seragam mereka karena saya tidak bisa hidup tanpa Cristiano Ronaldo. Orang-orang membuat banyak membuat gosip soal ini,” sambungnya.

Marcelo masih terikat kontrak dengan Los Merengues. Ia baru bisa meninggalkan Madrid setelah kontraknya berakhir pada 2022 mendatang.

Saat ini semua kompetisi sepakbola di Eropa sedang terhenti. Bahkan beberapa dari antaranya sudah dinyatakan berakhir karena wabah Corona yang tak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Eredivisie Belanda dan Ligue 1 Prancis sudah dinyatakan selesai.

Ligue 1 Prancis sudah dinyatakan berakhir. Sementara itu Paris Saint-Germain (PSG) dinobatkan sebagai juara kompetisi sepak bola paling bergengsi di Prancis itu.

Sebelum kompetisi dihentikan, PSG berstatus pemuncak klasemen dengan keunggulan 12 poin dari Marseille di urutan kedua. Musim ini masih menyisahkan 10 pertandingan dan PSG masih harus memainkan 11 laga. Namun demikian situasi yang tak memungkinkan membuat otoritas setempat memutuskan untuk mengakhiri musim ini lebih awal.

Madrid Masih Terus Mengincar Neymar

Saat ini Real Madrid sedang memantau sejumlah pemain bintang yang ingin didatangkan ke Santiago Bernabeu. Salah satunya adalah bintang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe.

Tidak hanya Mbappe, Madrid juga mengincar Sadio Mane dari Liverpool. Sebelum itu Madrid dikabarkan tertarik untuk merekrut Neymar Junior. Ternyata kabar ini masih tetap hangat mengingat klub asal La Liga itu tetap menaruh harapan bisa mendapatkan tanda tangan pemain internasional Brasil itu.

Isu tentang Madrid yang belum juga menyerah untuk mendapatkan Neymar dikonfirmasi oleh mantan agen Neymar, Wagner Ribeiro. Ribeiro mengatakan Presiden Madrid, Florentino Perez masih memasukan Neymar dalam target incarannya. Bahkan menurut Ribeiro, mendatangkan Neymar masih menjadi cita-cita Perez.

“Real Madrid menghubungi saya beberapa kali karena Florentino (Perez) bermimpi mendatangkan Neymar,” beber Ribeiro.

Lebih lanjut Ribeiro mengatakan dirinya pernah dihubungi Perez beberapa kali. Bahkan Ribeiro pernah menjalani tatap muka dengan Perez pada tahun lalu. Saat ini Ribeiro mendengar secara langsung keinginan sang presiden yang tetap ingin mendaratkan Neymar di Santiago Bernabeu.

“Saya bersamanya tahun lalu, pada bulan Mei, di kantornya, dan dia bilang kepada saya kalau dia masih bermimpi merekrut Neymar,” ungkapnya.

Sementara itu terkait Mbappe, sejumlah pihak berharap pemain internasional Prancis itu tidak sampai tergoda untuk hijrah ke klub lain. Kini semakin banyak klub yang tertarik mendapatkan tanda tangan mantan pemain AS Monaco itu. Selain Real Madrid, Liverpool juga masuk dalam daftar klub yang ingin mendapatkan Mbappe.

Namun demikian kepergian Mbappe saat ini bukanlah waktu yang tepat. Cyril Morin, pengamat sepakbola Prancis itu menganjurkan agar Mbappe tetap di Paris bersama PSG.

Morin memiliki sejumlah alasan. Pertama adalah harga Mbappe yang bakal turun di pasaran. Ada prediksi harga para pemain akan jatuh bebas, bahkan bisa sampai 80 persen setelah wabah Corona atau Covid-19 berakhir.

“Harga dia sedang turun karena pandemi virus Corona. Ada yang bilang, harga pasaran pemain kelas dunia akan anjlok hingga 80 persen usai pandemi ini berakhir dan memang nanti kenyataannya seperti itu,” beber Morin.

Menurut Morin dalam situasi saat ini termasuk selepas wabah Corona tidak ada klub yang bakal mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk membeli seorang pemain. Wabah Corona disinyalir telah mempengaruhi stabilitas keuangan klub. Pasalnya selama wabah ini kompetisi dihentikan sehingga tidak ada pemasukan dari hak siar, sponsor, dan lainnya.

Hadapi Sociedad di Delapan Besar Copa del Rey Jadi Kesempatan Madrid Putus Rekor Buruk

Tidak seperti Liga Champions Eropa, Real Madrid terbilang kurang beruntung di ajang Copa del Rey. Bila di pentas elite Eropa itu Madrid sukses menjadi klub paling berpengaruh dan paling sukses, tidak demikian di ajang tersebut.

Musim ini Madrid berhasil melangkah hingga babak perempat final. Selanjutnya tim besutan pelatih Zinedine Zidane itu akan menghadapi Real Sociedad untuk memperebutkan satu tiket semi final. Pertandingan ini akan digelar di kandang sendiri di Stadion Santiago Bernabeu pada Jumat (7/2/2020) pukul 01.00 WIB.

Menurut Zidane pertandingan ini amat penting baginya. Pelatih asal Prancis itu bahkan mengibaratkan laga tersebut sebagai partai final yang menuntut mereka harus fokus dan mempersiapkan diri dengan baik.

“Ini layaknya laga final, bukan perempat final. Kami harus fokus, konsentrasi, dan terlibat dalam pertandingan sejak menit awal. Ini adalah single match. Kami akan menghadapi tim hebat yang bermain dengan sangat baik dan menampilkan permainan dengan benar,” beber Zidane.

Lebih lanjut sosok mantan pemain Real Madrid itu menegaskan Sociedad adalah tim yang bagus sebagiamana telah mereka tunjukkan sepanjang musim ini. Karena itu ia akan meminta para pemainnya tampil maksimal.

“Mereka adalah tim yang bagus. Seperti yang telah mereka perlihatkan di sepanjang musim. Mereka mampu memainkan sepakbola yang bagus. Mereka adalah tim yang datang kemarin (Stadion Santiago Bernabeu) untuk melakukan hal-hal yang baik,” tegasnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

Real Madrid 3-1 Real Sociedad (La Liga)

Real Sociedad 3-1 Real Madrid (La Liga)

Real Madrid 0-2 Real Sociedad (La Liga)

Real Madrid 5-2 Real Sociedad (La Liga)

Real Sociedad 1-3 Real Madrid (La Liga)

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

Real Madrid 1-0 Atletico Madrid (2/2/2020)

Real Zaragoza 0-4 Real Madrid (29/1/2020)

Real Valladolid 0-1 Real Madrid (26/1/2020)

Unionistas 1-3 Real Madrid (22/1/2020)

Real Madrid 2-1 Sevilla (18/1/2020)

5 Pertandingan Terakhir Real Sociedad:

Leganes 2-1 Real Sociedad (2/2/2020)

Real Sociedad 3-1 Osasuna (29/1/2020)

Real Sociedad 3-0 Mallorca (26/1/2020)

Real Sociedad 2-0 Espanyol (22/1/2020)

Betis 3-0 Real Sociedad (19/1/2020)

Perkiraan Starting Line Up Real Madrid versus Real Sociedad:

Real Madrid (4-3-1-2): Thibaut Courtois; Ferland Mendy, Raphael Varane, Sergio Ramos, Nacho; Federico Valverde, Toni Kroos, Luka Modric; Karim Benzema, Isco, Rodrygo.

Pelatih: Zinedine Zidane

Real Sociedad (4-3-3): Alex Remiro; Joseba Zaldua, Aritz Elustondo, Robin Le Normand, Nacho Monreal; Martin Odegaard, Igor Zubeldia, Mikel Merino; Portu, Alexander Isak, Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Imanol Alguacil

Jelang Hadapi Bilbao, Real Madrid Belum Move On dari El Clasico

Real Madrid akan memainkan pertandingan ke-18 di pentas La Liga Spanyol pada Senin, 23 Desember 2019 dini hari WIB. Klub berjuluk Los Blancos itu akan menghadapi Athletic Bilbao. Madrid akan bertindak sebagai tuan rumah pada laga yang akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu.

Laga ini menjadi kesempatan bagi Madrid untuk mencuri posisi puncak klasemen sementara La Liga. Saat ini Madrid dan Barcelona mengemas poin yang sama. Hanya saja Barcelona berhak duduk di urutan teratas karena lebih unggul dalam selisih gol.

Madrid perlu memenangi laga ini untuk terus menjaga persaingan dengan Barcelona. Selain itu ini menjadi kesempatan bagi Los Merengues untuk menyalib sang musuh bebuyutan andaisaja gagal memenangi pertandingan ke-18 dua hari sebelumnya.

Di samping itu pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Madrid untuk “move  on” dari El Clasico. Pada pertandingan kontra Barcelona, Madrid gagal meraih kemenangan. Kedua tim yang berlaga di Stadion Nou Camp harus puas berbagi angka.

“Kami pantas memenangi pertandingan ini. Tapi itulah sepakbola, karena Anda tidak selalu dapat apa yang Anda inginkan dari pertandingan,” beber Zinedine Zidane terkait hasil el clasico.

Lebih lanjut pelatih Real Madrid itu senang dengan performa para pemainnya. Ia pun angkat topi kepada para pemainnya yang tampil baik di laga sarat gengsi itu.

“Saya senang dengan performa tim dan saya beri selamat kepada para pemain, tapi kami harus lebih tajam. Ketika Anda dapat peluang di laga tandang di tempat seperti Barcelona, Anda harus memanfaatkannya,” sambungnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

21-04-2019 Madrid 3-0 Bilbao (La Liga)

16-09-2018 Bilbao 1-1 Madrid (La Liga)

19-04-2018 Madrid 1-1 Bilbao (La Liga)

03-12-2017 Bilbao 0-0 Madrid (La Liga)

18-03-2017 Bilbao 1-2 Madrid (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

30-11-2019 Alaves 1-2 Madrid (La Liga)

07-12-2019 Madrid 2-0 Espanyol (La Liga)

12-12-2019 Club Brugge 1-3 Madrid (UCL)

16-12-2019 Valencia 1-1 Madrid (La Liga)

19-12-2019 Barcelona 0-0 Madrid (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Athletic Bilbao:

10-11-2019 Bilbao 2-1 Levante (La Liga)

24-11-2019 Osasuna 1-2 Bilbao (La Liga)

01-12-2019 Bilbao 2-0 Granada (La Liga)

08-12-2019 Betis 3-2 Bilbao (La Liga)

15-12-2019 Bilbao 0-0 Eibar (La Liga).

Perkiraan Starting Line-up Real Madrid versus Athletic Bilbao:

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Raphael Varane, Sergio Ramos, Benjamin Mendy; Valverde, Luka Modric, Toni Kroos; Rodrygo, Karim Benzema, Gareth Bale.

Pelatih: Zinedine Zidane.

Athletic Bilbao (4-2-3-1): Unai Simon; Lekue, Yeray, Inigo Martinez, Yuri; Dani Garcia, Unai Lopez; San Jose, Raul Garcia, Cordoba; Inaki Williams.

Pelatih: Gaizka Garitano.

 

Satu Gol dan Dua Assist, Modric Jadi Bintang Saat Madrid Gasak Sociedad

Luka Modric tampil mentereng saat membela Real Madrid di pekan ke-13 La Liga Spanyol. Menghadapi Real Sociedad di kandang sendiri di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu, 23 November 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Modric mencetak satu gol dan dua assist pada pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Modric mencetak gol di menit ke-74 dan membantu Karim Benzema mencetak gol di menit ke-37 dan Federico Valverde di menit ke-47. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh William Jose di menit kedua.

Tambahan tiga poin di pertandingan ini membuat Madrid terus menjaga persaingan dengan Barcelona di papan atas. Madrid dan Barcelona sama-sama mengemas 28 poin dari 13 pertandingan. Sementara itu Sociedad tertahan di peringkat kelima dengan tabungan total 23 poin.

Madrid sempat kecolongan di awal pertandingan. Berawal dari kesalahan kapten Sergio Ramos saat memberikan umpan ke belakang kepada kiper Thibaut Courtois, bola kemudian dicuri oleh William Jose yang dengan tenang menggetarkan gawang tuan rumah.

Madrid berusaha mengejar ketertinggalan. Upaya tuan rumah baru berbuah manis di menit ke-32. Sepakan bebas Luka Modric dituntaskan dengan baik oleh Karim Benzema menggunakan dada. Kedua tim mengakhiri paruh pertama dengan skor identik, 1-1.

Di babak kedua, Madrid langsung tancap gas. Los Blancos berhasil menggandakan keunggulan di awal babak kedua setelah umpan Modric berhasil dituntaskan dengan baik oleh Valverde. Keunggulan ini membuat Madrid semakin giat menekan. Menit ke-72, giliran Modric yang mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan umpan Benzema.

Kemenangan Madrid sempat dinodai oleh aksi para penggemarnya yang memberikan siulan kepada Gareth Bale. Ini merupakan buntut dari aksi Bale yang membentang spanduk di laga internasional yang menyinggung klub ibu kota Spanyol itu.

“Saya harap siulan tersebut tidak berlanjut sampai akhir musim. Kami ingin para penggemar mendukung kami setiap waktu, namun kami tak bisa mengendalikan hal ini” harap pelatih Madrid, Zinedine Zidane.

“Para suporter punya hak melakukan apa yang mereka mau, namun saya meminta mereka untuk memberikan pujian kepada semua pemain. Saya senang dengan pertandingan dan kemenangan kali ini, Bale bermain baik,” sambungnya.

Susunan Pemain Real Madrid versus Real Sociedad:

Real Madrid (4-3-3): 13-Thibaut Courtois; 2-Dani Carvajal, 5-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 23-Ferland Mendy; 14-Casemiro, 15-Federico Valverde (Toni Kroos 76′), 10-Luka Modric (Isco 83′); 27-Rodrygo Goes (Gareth Bale 67′), 7-Eden Hazard, 9-Karim Benzema

Pelatih: Zinedine Zidane

Real Sociedad (4-3-3): 1-Alex Remino; 2-Zaldua, 3-Llorente, Elustondo, 20-Nacho Monreal; 5-Zubeldia, 8-Mikel Merino, 21-Martin Odegaard; 7-Portu (Adnan Januzaj 73′), 10-Mikel Oyarzabal (Alexander Isak 81′), 9-Willian Jose

Pelatih: Imanol Alguacil