Bos Inter: Lautaro Tidak Pernah Bilang Ingin Pindah

Nama Lautaro Martinez masih santer dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa, salah satunya adalah Barcelona. Pemain Inter Milan ini disebut-sebut menjadi salah satu target Barcelona untuk mengisi posisi di lini depan seusai masa keemasan Luis Suarez berakhir.

Namun demikian kubu Inter Milan mengatakan pemain tersebut sejatinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan ingin meninggalkan Giuseppe Meazza. Sebagaimana dikatakan Direktur Inter Milan, Beppe Marotta, ketertarikan banyak klub terhadap pemain asal Argentina itu tak bisa dibantah. Hal ini bahkan sudah menjadi pengetahuan bersama.

“Lautaro Martinez menjadi perhatian klub lain di bursa transfer, semua orang tahu itu,” beber Marotta.

Ia tak menampik bahwa sang pemain memiliki kualitas yang luar biasa. Namun ia mengatakan pihaknya tak membuka kemungkinan untuk melepas pemain tersebut. Apalagi bila Lautaro tidak berniat hengkang maka pintu keluar pemain tersebut dipastikan tertutup rapat.

“Kualitasnya memang luar biasa, dan banyak klub yang ingin bernegosiasi dengan kami untuk merekrutnya. Namun kami tak berencana menjual para pemain terbaik kami, jadi jika sang pemain tak berniat hengkang, kami akan mempertahankannya,” sambungnya.

Terkait pandangan sang pemain di tengah berbagai rumor ketertarikan banyak klub top, Marotta mengatakan pemain bersangkutan sejatinya tidak pernah mengatakan ingin hijrah. Bahkan tak sekalipun pemain tersebut mengutarakan niat tersebut. Untuk itu ia yakin pemain dengan klausul rilis mencapai 111 juta euro atau setara dengan Rp 1,8 triliun itu masih akan tetap berseragam Inter musim depan.

“Lautaro jelas tersanjung dengan perhatian yang diberikan klub-klub besar, tapi dia tak pernah bilang ingin pindah. Tak sekalipun. Saya yakin kita semua akan melihatnya berseragam Inter musim depan,” pungkasnya.

Dukungan atas kepindahan Lautaro ke Barcelona muncul dari banyak pihak. Salah satunya datang dari pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni. Scaloni mengatakan pemain muda Argentina itu bakal menjadi pilihan utama pelatih Barcelona, Quique Setien.

Meski tidak mudah untuk mengambil pilihan di lini depan, Scaloni menegaskan bahwa pelatih Barcelona itu akan mencari cara agar bisa mengoptimalkan Lautaro Martinez.

“Jika Lautaro pergi ke Barcelona, saya pikir pelatih (Quique Setien) akan mencari cara untuk menjadikannya sebagain starter. Dia akan berjuang untuk mendapatkan tempat,” beber Scaloni.

Lebih lanjut Scaloni mengatakan Barcelona akan mendapatkan tantangan saat berusaha untuk mendapatkan pemain tersebut. Scaloni menilai tidak mudah untuk mengeluarkan Lautaro dari Inter Milan.

 

Conte: Kami Pantas ke Final

Kekecewaan tentu masih merasuki kubu Inter Milan. Pasalnya mereka harus kehilangan peluang untuk meraih gelar Coppa Italia musim ini. Tim berjuluk Internazionalle Milan itu harus memberikan tiket final kepada Napoli setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 di leg kedua.

Hasil imbang ini tak cukup bagi mereka untuk lolos ke babak pamungkas. Pasalnya di pertemuan pertama di kandang sendiri, Inter takluk satu gol tanpa balas.

Di laga ini Inter mampu menguasai jalannya pertandingan. Selain itu mereka memiliki peluang lebih banyak. Sayangnya mereka tak mampu mencetak banyak gol. Hal inilah yang disesali pelatih Inter, Antonio Conte.

Menurut mantan pelatih Chelesa itu, timnya pantas memenangi pertandingan dan lolos ke partai final. Mestinya merekalah yang lolos ke babak pamungkas untuk berduel dengan Juventus memperebutkan trofi tersebut.

“Selama dua leg ini, saya yakin kami pantas lolos ke final. Saya tidak banyak mengoreksi penampilan para pemain setelah malam ini, karena inilah sepakbola agresif yang saya inginkan, coba mendominasi laga,” beber Conte.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan timnya memiliki banyak peluang. Sayangnya para pemain Inter gagal memaksimal setiap peluang yang dimiliki.

“Kami membuat banyak peluang dan mungkin harusnya bisa lebih memaksimalkan peluang di depan gawang. Tapi, David Ospina membuat beberapa penyelamatan luar biasa dan menentukan,” sambungnya.

Ia pun mengakui sangat kecewa dengan kebobolan pada gawang mereka. Hal ini terjadi karena kesalahan para pemain Inter sendiri. Menurutnya timnya seharusnya bisa menghindari kebobolan tersebut,

“Kecewa sekali melihat cara kami kebobolan, karena kesalahan naif seperti itu harusnya bisa dihindari. Jika kami ingin bertarung menghadapi tim seperti Napoli, kami harus membuat banyak peluang, mendominasi laga, dan performa ini jadi modal untuk ke depannya.”

Ia menegaskan timnya kurang fokus di laga ini. Hal ini harus dibayar mahal dengan kebobolan. Ia mengatakan timnya kurang memperhatikan hal-hal kecil yang justru menghukum mereka. Untuk itu ia menegaskan kekalahan ini menjadi pelajaran bagi mereka. Seharusnya mereka tak sampai mengabaikan detail-detail kecil bila tidak ingin kalah secara menyakitkan.

“Kami tidak fokus di momen itu dan harus membayar mahal (kebobolan gol Mertens). Setidaknya itu memperlihatkan detil-detil kecil jadi pembeda di level seperti ini dan membantu kami lebih dewasa,” pungkasnya.

Kehilangan tiket final membuat Inter pun berpeluang tanpa gelar di musim ini. Di pentas Serie A mereka masih harus berjuang untuk mengatasi inkonsistensi yang saat ini sedang terjadi.

 

Ini Rahasia Napoli Singkirkan Inter di Coppa Italia

Napoli sukses menyingkirkan Inter Milan dari ajang Coppa Italia. Partenopei berhasil mengandaskan harapan Inter Milan untuk melangkah ke babak final setelah pada pertemuan kedua di kandang Napoli berhasil menahan imbang lawannya dengan skor 1-1.

Di leg pertama yang digelar di markas Inter Milan, Napoli berhasil mencuri kemenagnan satu gol tanpa balas. Dengan hasil ini maka Napoli berhak lolos ke babak final dengan keunggulan agregat 2-1.

Di babak final Napoli akan menghadapi Juventus. Nyonya Tua berhasil menyingkirkan rival sekota Inter yakni Milan. Dengan demikian duo Milan dipastikan gagal melangkah ke babak final.

Pemain Napoli, Kalidou Koulibaly angkat bicara terkait rahasia sukses timnya menyingkirkan Internazionale Milan. Menurut Koulibaly, salah satu faktor adalah kuatnya motivasi yang diberikan sang pelatih, Gennaro Gattuso.

Ia mengatakan sang pelatih memberikan motivasi kepada mereka untuk bermain dengan penuh percaya diri. Sang pelatih memotivasi para pemain untuk tampil maksimal karena ia tahu para pemainnya adalah para pemain hebat.

“Dia mengingatkan kami, bahwa kami adalah pemain hebat. Gattuso telah memberikan kami motivasi yang luar biasa. Akhirnya kami kembali percaya diri, keluar dari tekanan, bermain baik, dan memenangi pertandingan,” beber Koulibaly.

Ia mengatakan kemenangan ini membuat mereka senang. Lolos ke final adalah pencapaian tersendiri. Tinggal selangkah lagi mereka akan meraih trofi pertama mereka di musim ini. Pertemuan kontra Juventus di partai final akan digelar pada 17 Juni 2020 nanti.

Ia menegaskan timnya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk bertarung dengan Juventus. ia yakin mereka memiliki peluang untuk angkat trofi tersebut.

“Kami senang bisa lolos ke final dan berpeluang mendapatkan piala. Nanti, segalanya bisa terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu pelatih Inter Milan, Antonio Conte sangat menyesali kegagalan ini. Ia mengatakan hal yang terjadi ini tidak sesuai dengan harapan. Hanya saja ia mengatakan timnya sudah berjuang maksimal termasuk mengaplikasikan hal-hal yang dipersiapkan selama latihan.

“Kami telah melakukan apa yang sudah kami latih saat sesi latihan, hasil yang mengecewakan bagi para pemain untuk tidak dapat lolos ke babak final,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan timnya seharusnya pantas meraih kemenangan ini. Selain memiliki peluang lebih banyak, mereka juga mampu menguasai jalannya pertandingan. Hanya saja Napili tampil solid di laga ini terutama dalam bertahan.

“Berdasarkan pada apa yang telah kami lakukan sepanjang 180 menit, kami pantas memperoleh tiket tersebut,” sambungnya.

 

Lautaro Bakal Bersinar dalam 10 Tahun ke Depan

Nama Lautaro Martinez sedang dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa. Pemain muda Inter Milan itu tengah dikaitkan dengan Barcelona. Ketertarikan banyak klub pada pemain Argentina itu cukup beralasan.

Pemain ini memiliki talenta yang luar biasa. Dalam usia yang masih muda sudah mampu tampil baik bersama Inter Milan. Sejauh ini ia sudah mengemas 35 gol dan memberikan 5 assist kepada klub berjuluk Internazionale Milan itu.

Dengan potensi seperti ini pemain tersebut diprediksi akan menjadi pemain bintang di masa depan. Mantan pemain Inter Milan, Diego Milito memprediksi dalam kurun 10 tahun ke depan Lautaro akan menjadi pemain hebat.

“Lautaro punya segalanya. Dia bisa menjadi striker hebat selama 10 tahun ke depan,” beber Milito.

Lebih lanjut mantan pemain internasional Argentina itu mengatakan Lautaro masih muda dan memiliki potensi yang luar biasa. Selain itu pemain muda itu memiliki karakter positif yakni mau belajar.

“Dia masih muda, tetapi punya kemampuan yang sangat jelas terlihat. Dia adalah sosok yang ingin belajar. Dia berpendidikan baik dan memiliki banyak nilai yang bisa dibanggakannya,” tegasnya.

Selain Barcelona, Lautaro dinilai tepat untuk bergabung dengan Real Madrid. Anggapan ini disampaikan oleh Wesley Sneijder.

Mantan pemain Real Madrid itu menilai Lautaro lebih cocok bergabung dengan mantan klub. Ia menilai Barcelona bukan klub yang tepat bagi Lautaro. Ia tegas merekomendasikan kepada Lautaro untuk bergabung dengan Los Blancos.

“Saya merekomendasikan Real Madrid untuknya. Dia pemain yang punya kekuatan fisik dan mental kuat,” beber Sneijder.

Lebih lanjut Sneijder yang pernah bermain untuk Inter Milan mengatakan Madrid bisa menjadi destinasi baru bagi Lautaro Martinez. Hanya saja ia tak menyarankan pemain muda Argentina itu untuk angkat kaki saat ini. Ia menganjurkan pemain itu boleh bergabung dengan Madrid setelah beberapa musim membela Internazionale.

“Saya bisa menyarankannya untuk mencoba bermain di Real Madrid, tapi hanya setelah bertahun-tahun di Inter,” sambungnya.

Menurut mantan pemain tim nasional Belanda itu, Lautaro perlu memanfaatkan momen emas bersama Inter untuk terus mengembangkan kemampuan dan menambah jam terbang di lapangan pertandingan. Pemain tersebut masih terbilang muda sehingga masih memiliki banyak waktu untuk mengasah kemampuan dan mentalnya.

“Menang di Inter adalah hal yang sulit digambarkan. Saya melakukanya, dan berharap dia juga bisa melakukannya sebelum pergi,” pungkasnya.

Apakah Lautaro akan tinggalkan Inter Milan? Bila demikian, klub mana yang akan mendapatkan tanda tangannya?

Serie A Bakal Bergulir Lagi, Zanetti Tetap Was-was

Serie A akan bergulir lagi pada bulan ini. Bila tidak ada halangan berarti kompetisi tersebut akan bergulir kembali pada 20 Juni 2020 mendatang. Namun demikian ada pihak yang masih merasa khawatir dengan situasi saat ini yang belum benar-benar bebas dari wabah Corona atau Covid-19.

Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti menjadi salah satu tokoh yang khawatir dengan bergulirnya kembali kompetisi sepak bola di negara tersebut. Ia memang tak keberatan kompetisi dilanjutkan lagi, namun dirinya tetap menyimpan kekhawatiran.

“Memang benar kegiatan olahraga bisa kembali digelar, tetapi untuk saat ini, saya sangat berhati-hati karena ada begitu banyak kekhawatiran,” beber Zanetti.

Lebih lanjut mantan pemain Inter Milan dan tim nasional Argentina itu mengatakan situasi yang terjadi saat ini sungguh menyulitkan bagi banyak orang, tidak hanya mereka yang berkecimpung dalam dunia olahraga. Untuk itu tak heran bila ada banyak hal yang harus dipikirkan.

“Ada saat-saat sulit untuk olahraga, tetapi saya pikir ada banyak orang yang jauh lebih menderita. Amat disayangkan, pandemi ini telah mempengaruhi seluruh dunia dan situasi ini akan membuat kita berpikir banyak tentang banyak hal,” pungkasnya.

Sementara itu Presiden Lecce, Saverio Sticchi Damiani memberikan dukungan agar sepak bola di Italia bisa bergeliat lagi. Ia mengatakan hal tersebut dengan melihat perkembangan kasus penderita Corona atau Covid-19 di negara Italia. Sejauh ini tren pandemi di negara tersebut sudah bergerak ke arah positif.

Selain itu jumlah penderita yang sembuh pun sudah sangat signifikan. Tak heran Damiani berpendapat situasi ini pun menjadi tanda-tanda yang bagus agar industri sepak bola di negara tersebut bergeliat lagi.

“Kami memikirkannya, tentu saja, karena hanya tepat untuk mengambil langkah maju setelah dibuka lagi,” beber Damiani.

Lebih lanjut ia mengatakan situasi yang baik ini mengirimkan sinyal bagi para penggemar untuk bisa menyaksikan tim kesayangannya bertanding. Ia mengambil contoh klubnya yang memiliki stadion dengan kapasitas 30 ribu tempat duduk.

“Saya pikir, jika memungkinkan, akan baik untuk membuat rotasi antara pemegang tiket 20.000 musim kami, jelas dengan tidak menjual tiket baru. Kami memiliki stadion berkapasitas 30.000 tempat duduk di Lecce, jadi akan menyenangkan untuk menawarkan kepada beberapa penggemar kami – secara bergiliran – sedikit hiburan, dengan mengikuti tindakan pencegahan yang diperlukan dan menjamin jarak sosial,” pungkasnya.

Jamu Ludogorets, Peluang Besar Inter Milan ke 16 Besar Liga Europa

Inter Milan akan bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua babak 32 besar Liga Europa. I Nerrazzuri akan menjamu Ludogoretz Razgrad di Stadion Giuseppe Meazza pada Kamis, 27 Februari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Bermain di laga kandang ini menjadi kesempatan emas bagi Internazionale Milan untuk melangkah ke babak 16 besar. Pasalnya di leg pertama di kandang lawan, Inter berhasil meraih kemenangan dua gol tanpa balas.

Inter hanya butuh hasil imbang untuk memastikan tempat ke babak selanjutnya. Sementara itu Ludogoretz harus menang dengan selisih lebih dari dua gol bila ingin lolos ke babak selanjutnya. Namun tidak mudah bagi tim tamu untuk memetik kemenangan di kandang Inter.

Saat ini Inter sedang dalam tren positif dan tampil di laga kandang akan menambah kepercayaan diri mereka. Apalagi mereka sudah berpeluang besar untuk lolos ke fase selanjutnya.

Meski begitu kubu Inter enggan jemawa. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Antonio Conte, Ludogoretz adalah tim yang patut diwaspadai karena sudah bisa bersaing di level Eropa.

“Tim kami akan menghadapi klub yang sudah terbiasa tampil di level Eropa, bahkan saat ini mereka juga sedang memimpin klasemen di liga mereka dengan selisih yang besar,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan lawan adalah tim yang bagus dengan para pemain yang bagus. Ludogorets sangat berbahaya terutama saat menyerang.

“Ludogorets merupakan sebuah tim yang bagus dan memiliki banyak pemain berkualitas, mereka mampu menyerang dengan sangat baik. Tim kami harus memiliki tekad yang kuat serta menunjukkan kerendahan hati dan hasrat,” sambungnya.

Pelatih asal Italia itu menegaskan mereka harus mempersiapkan diri dengan baik bila ingin memenangi laga tersebut.

Pertemuan terakhir kedua tim:

21-02-2020 Ludogorets 0-2 Inter Milan (Liga Europa)

Lima Pertandingan Terakhir Inter Milan:

03-02-2020 Udinese 0-2 Inter Milan (Serie A)

10-02-2020 Inter Milan 4-2 AC Milan (Serie A)

13-02-2020 Inter Milan 0-1 Napoli (Coppa Italia)

17-02-2020 Lazio 2-1 Inter Milan (Serie A)

21-02-2020 Ludogorets 0-2 Inter Milan (Liga Europa)

Lima Pertandingan Terakhir Ludogorets:

12-12-2019 Ludogorets 1-1 Ferencvaros (Liga Europa)

15-12-2019 Slavia Sofia 1-1 Ludogorets (First League Bulgaria)

15-02-2020 Ludogorets 6-1 Botev Vratsa (First League Bulgaria)

21-02-2020 Ludogorets 0-2 Inter (Liga Europa)

23-02-2020 Etar 1-1 Ludogorets (First League Bulgaria)

Perkiraan starting line up Inter Milan versus Ludogorets:

Inter Milan (3-4-2-1): Padelli; Godin, Ranocchia, D’Ambrosio; Biraghi, Valero, Barella, Moses; Eriksen, Vecino; Sanchez

Pelatih: Antonio Conte

Ludogorets (4-2-3-1): Iliev; Nedyalkov, Terziev, Grigore, Cicinho; Dyakov, Badji; Wanderson, Marcelinho, Souza; Swierczok

Pelatih: Pavel Vrba

Inter Milan Jamu Napoli di Leg Pertama Semi Final Coppa Italia

Pertandingan semi final Coppa Italia akan dimulai pada Kamis, 13 Februari 2020 dini hari WIB. Di pertandingan pertam aini Napoli akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza. Sementara itu leg kedua akan digelar di markas Napoli di Stadion San Paolo pada awal Maret mendatang.

Bagi Inter pertandingan ini penting. Tim berjuluk Internazionale itu perlu mengamankan kemenangan agar bisa menjaga peluang lolos ke babak final. Pasalnya di laga kedua nanti di kandang Partenopei laga bakal berlangsung sulit.

Meski begitu Napoli sedang dalam performa buruk. Tim besutan pelatih Gennaro Gattuso itu belum lagi konsisten seperti musim sebelumnya. Napoli saat ini berada di papan bawah, tepatnya di urutan ke-11.

Menurut Gatusso ada hal yang harus dibenahi dalam tim. Salah satunya adalah soal mental. Ia mengatakan mental para pemain Napoli masih rapuh.

“Kami memang membuang-buang peluang, tetapi masalahnya adalah bahwa tim secara emosional terlalu rapuh,” beber Gattuso.

Lebih lanjut ia mengatakan berkaca dari pertandingan kontra Lecce di pentas Serie A sebelumnya, para pemainnya gampang kehilangan bola.

“Kami hampir selalu memiliki tiga pemain di sekitar di Gianluca Lapadula hari ini. Namun setiap kali dia memegang bola, Lecce mampu mengatasinya. Dalam kondisi ini, jika kita tak mencetak gol, laga akan berakhir 0-0. Namun lini pertahanan kita terlalu pasif,” sambungnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

07-01-2020 Napoli 1-3 Inter (Serie A)

20-05-2019 Napoli 4-1 Inter (Serie A)

27-12-2018 Inter 1-0 Napoli (Serie A)

12-03-2018 Inter 0-0 Napoli (Serie A)

22-10-2017 Napoli 0-0 Inter (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

19-01-2020 Lecce 1-1 Inter (Serie A)

26-01-2020 Inter 1-1 Cagliari (Serie A)

30-01-2020 Inter 2-1 Fiorentina (Coppa Italia)

03-02-2020 Udinese 0-2 Inter (Serie A)

10-02-2020 Inter 4-2 Milan (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Napoli:

19-01-2020 Napoli 0-2 Fiorentina (Serie A)

22-01-2020 Napoli 1-0 Lazio (Coppa Italia)

27-01-2020 Napoli 2-1 Juventus (Serie A)

04-02-2020 Sampdoria 2-4 Napoli (Serie A)

09-02-2020 Napoli 2-3 Lecce (Serie A).

Perkiraan starting line-up Inter Milan versus Napoli:

Inter Milan (3-5-2): Padelli; Bastoni, Skrjniar, De Vrji; Moses, Barella, Brozovic, Eriksen, Ashley Young; Lautaro Martinez, Romelu Lukaku.

Pelatih: Antonio Conte.

Napoli (4-3-3): Meret; Di Lorenzo, Manolas, Koulibaly, Mario Rui; Demme, Allan, Elmas; Callejon, Milik, Insigne.

Pelatih: Gennaro Gattuso.

 

Menang Telak di Coppa Italia, Pelatih Inter Senang

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte tak kuasa menahan kegembiraan usai timnya sukses memetik kemenangan di Coppa Itaia pada Selasa, 14 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza, Inter mencatatkan kemenangan telak atas tamunya Cagliari dengan skor 4-1.

Antonio Conte tak kuasa menahan kegembiraannya. Menurut mantan pelatih Chelsea itu, kemenangan ini tidak lepas dari kontribusi para pemain termasuk para pemain yang jarang tampil.

“Saya benar-benar senang, itu adalah respons yang bagus dari para pemain. Bahkan dari mereka yang jarang bermain dan mereka yang kembali dari cedera,” beber Conte.

Lebih lanjut ia juga mengapresiasi pemain yang baru saja pulih dari cedera tetapi mampu menampilkan permainan yang menawan.

“Saya bahagia Barella yang pulih dari cedera bisa menjadi starter hari ini, begitu pula Sanchez. Dia adalah pemain penting bagi kami dan perlahan-lahan dia akan kembali ke bentuk permainan terbaik,” sambungnya.

Selain Barella, pemain lain yang disebut adalah Borja Valero. Selain itu Lazaro, Ranocchia, dan Dimarco. Para pemain itu memang jarang bermain namun saat diberi kepercayaan mereka sanggup menjawabnya dengan penampilan yang memukau.

“Saya juga senang dengan Borja Valero yang membuktikan dirinya sekali lagi hari ini. Juga Lazaro, Dimarco dan Ranocchia, mereka yang belum memiliki banyak kesempatan bermain sejauh ini, tetapi semuanya tampil dengan sangat baik,” lanjut pelatih asal Italia itu.

Empat gol Inter dicetak oleh Romelu Lukaku. Dan dua gol lainnya disumbangkan oleh Borja Valero dan Andrea Ranocchia. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh Chritian Olivia.

Kemenangan ini pun meloloskan Inter Milan ke babak perempat final. Selanjutnya Inter Milan akan menghadapi Fiorentina yang memenangi pertandingan kontra Atalanta untuk memperebutkan satu tiket ke babak semi final.

Tampil di Stadio Artemo Franchi, Florence pada Rabu, 15 Januari 2020, Fiorentina membungkam lawannya dengan skor 2-1. Fiorentina mampu mencatatkan keunggulan cepat melalui pemain baru mereka, Patrick Cutrone.

Pertandingan antara Inter kontra Fiorentina diprediksi berjalan menarik. Kedua tim sama-sama berambisi untuk melangkah ke babak selanjutnya.

Selain menjaga peluang menjadi juar adi Coppa Italia, Inter pun berpeluang untuk meraih gelar Serie A Italia. Saat ini Internazionale Milan terus menempel ketat Juventus di posisi teratas di klasemen sementara. Inter mengemas total 49 poin dari 16 pertandingan dan hanya berjarak dua angka dari sang juara bertahan.

Ramai Dikaitkan dengan Inter Milan, Begini Respon Arturo Vidal

Saat ini Arturo Vidal ramai dikaitkan dengan klub Serie A Italia, Inter Milan. Pemain internasional Chile itu disebut-sebut sangat diminati klub Serie A itu. Bahkan pemain yang pernah bermain untuk Bayern Muenchen itu disebut-sebut bakal menaikkan kualitas Inter andai ia jadi bergabung.

Terkait rumor ini, Vidal tidak banyak berkomentar. Ia mengatakan saat ini masih fokus menikmati masa-masa liburan dan akan menyerahkan sepenuhnya kepada sang agen.

“Agenku yang akan harus melihatnya, tapi aku kalem dan bahagia di Barcelona kok. Ketika aku kembali, kita lihat saja. Sekarang aku ingin bersama dengan keluargaku dan setelah itu kembali dan membuat sebuah keputusan,” ungkap Vidal.

Lebih lanjut, Vidal mengatakan dirinya lebih memilih untuk memikirkan tentang pertandingan. Baginya penting untuk mendapatkan menit bermain yang cukup dan membantu tim mencetak gol. Bersama Barcelona, Vidal menargetkan untuk meraih trofi.

“Aku berharap bisa mengangkat trofi yang ada di hadapan kami di akhir musim nanti,” tegas mantan pemain Juventus itu.

Sementara itu kubu Barcelona menyebutkan pihaknya kemungkinan kecil melepas dan berbelanja pemian baru di bursa transfer musim dingin ini. Sebagaimana dikatakan presiden klub, Josep Maria Bartomeu, pihaknya tak terkait untuk merombak kekuatan tim di tengah musim.

“Kami tak memperkirakan pergerakan apapun di Januari nanti. Kami punya skuat yang seimbang, kami tak kekurangan apapun, tapi kami tak bisa kehilangan siapapun,” tegas Bartomeu.

Sebelunya manajemen Internazionale Milan mengatakan pihaknya sangat serius untuk mendatangkan Vidal di bursa transfer musim dingin ini. Sebagaiman adikatakan Wakil Presiden Nerrazurri, Javier Zanetti, kehadiran Vidal akan sangat membantu meningkatkan performa klub asal kota Milan itu.

Kehadiran Vidal diyakini mampu memberikan pengaruh signifikan bagi Internazionale Milan. Vidal merupakan pemain berpengalaman yang pernah memperkuat sejumlah tim besar. Selain itu, Vidal memiliki karakter dan kemampuan mumpuni sebagai gelandang.

“Kami akan lihat bagaimana jendela transfer berjalan, di mana kami punya waktu sebulan untuk menyelesaikannya. Vidal adalah pemain dengan karakter yang hebat dan berpengalaman, jadi kami menunggu saja apa yang akan terjadi,” ungkap Zanetti.

Kehadiran Vidal, demikian mantan pemain Inter Milan itu, akan membuat level permainan Inter meningkat. Saat ini Inter sudah berada di jalur positif, sehingga kehadiran pemain internasional Chile itu membuat Inter semakin baik.

“Kita membicarakan pemain yang pasti bisa meningkatkan level kami, dan kami sudah berada di level yang bagus,” sambungnya.

Apakah Vidal akan berseragam Inter pada bulan Januari ini? Kita lihat saja nanti.

 

 

Lukaku Jadi Pahlawan Kemenangan Inter Atas Bologna

Romelu Lukaku menjadi pahlawan kemenangan Inter Milan atas Bologna di pekan ke-11 Serie A Italia. Menghadapi Bologna di Stadion Renato Dall’Ara, mantan pemain Manchester United itu mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan timnya dengan skor 2-1.

Sepasang gol pemain internasional Belgia itu dilesatkan di menit ke-75 dan sepakan penalti di menit ke-90+1. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Roberto Soriano di menit ke-59.

Kemenangan ini membuat Inter Milan terus bersaing dengan Juventus di puncak klasemen sementara. Internazionale Milan kini mengemas total 28 poin dari 11 pertandingan. Sementara itu Bologna masih terpaku di papan bawah tepatnya di urutan ke-12 dengan tabungan total 12 poin dari 11 pertandingan.

Inter Milan tidak mudah mendapatkan peluang dan mencetak gol di laga ini. Tim tamu kerap mendapat tantangan dari tuan rumah. Bahkan tuan rumah mampu mencatatkan keunggulan penguasaan bola.

Inter sempat memiliki beberapa peluang emas di babak pertama, namun tak satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol. Bologna justru mampu memecah kebuntuan di awal babak kedua. Tepatnya di menit ke-59, Soriano sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan umpan pendek dari Mattias Svanberg.

Gol ini memacu para pemain Inter untuk terus meningkatkan intensitas serangan. Lukaku akhirnya keluar sebagai pahlawan Inter saat menyamakan kedudukan di menit ke-75.

Gol ini berawal dari umpan silang Marcelo Brozovic yang disambut Martinez dengan sundulan. Bola kemudian dilanjutkan dengan tendangan keras oleh Milan Skriniar namun masih sempat diblok kiper Bologna. Bola tepisan itu kemudian dituntaskan Lukaku menjadi gol.

Pemain yang pernah bermain untuk Everton itu tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol kedua di penghujung laga. Lautaro Martinez dilanggar di kotak terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih. Sebagai eksekutor, Lukaku sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Pelatih Inter, Antonio Conte memberikan apresiasi kepada anak asuhnya, terutama saat mengejar ketertinggalan.

“Ada respon yang hebat dari tim (usai tertinggal). Cara kami kebobolan, yang secara teknis merupakan gol bunuh diri karena memantul (Stefan) De Vrij, itu bisa saja menjatuhkan kami. Gol itu bisa menjatuhkan kami,” beber Conte.

“Tapi para pemain malah menunjukkan kekuatan tersembunyi dalam diri mereka untuk melawan dan membalikkan kedudukan. Itu sebuah sinyal luar biasa, karena amat mudah untuk menilai ketika segala sesuatunya berjalan lancar. Sebuah tim yang mampu bereaksi dalam situasi sulit dan mengubahnya menjadi kemenangan tentu merupakan sebuah pertanda baik,” sambungnya.

Susunan pemain Bologna versus Inter Milan:

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski; 15-Ibrahima Mbaye, 23-Danilo, 13-Mattia Bani, 11-Ladislav Krejci; 16-Andrea Poli (Gary Medel 72′), 32-Mattias Svanberg; 7-Riccardo Orsolini, 21-Roberto Soriano (Blerim Dzemaili 76′), 10-Nicola Sansone (Federico Santander 84′); 24-Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan De Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 19-Valentino Lazaro (Matteo Politano 85′), 5-Roberto Gagliardini (Matias Vecino 72′), 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 34-Cristiano Biraghi (Antonio Candreva 74′); 9- Romelu Lukaku, 18- Lautaro Martinez

Pelatih: Antonio Conte